b4a39ea347143f3d8bdd2a7f6c945dca
Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menegaskan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak hadir tanpa keterangan pada hari pertama kerja setelah libur Lebaran akan mendapatkan sanksi.
“Sanksi yang diberikan sesuai dengan aturan yang berlaku yakni Peraturan Pemerintah (PP) nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS,” demikian kata Kepala BKD Sumbar Jayadisman di Padang, Rabu 22 Juli 2015.
Menurutnya, laporan yang diterima BKD Sumbar pada hari pertama kerja setelah lebaran ini, sebanyak 29 ASN tidak hadir tanpa keterangan. Mereka yang tidak hadir ini tersebar di berbagai SKPD masing-masing Badan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Sumbar, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Sosial, Biro Humas dan Protokol, Biro Perekonomian, Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, BPBD Sumbar, Dinas Pemuda dan Olahraga, BKPM Sumbar, Bappeda Sumbar, Dinas Prasarana Jalan Tata Ruang dan Pemukiman, dan Sekretariat KPID.
Dia mengatakan, laporan yang masuk tersebut juga berasal dari inspeksi mendadak yang dilakukan kepada ASN yang yang berkantor di Kota Padang dengan jumlah 4.925 orang. Hasilnya, dari 4.925 orang yang diinspeksi, yang hadir sebanyak 4.526 orang atau 91.90 persen. Sementara untuk yang tidak hadir, terlambat 23 orang, sakit 34 orang, izin 39 orang, cuti 223 orang, sedang pendidikan 51 orang dan tanpa keterangan 29 orang.
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno juga melakukan inspeksi ke sejumlah biro jajaran Pemprov Sumbar pada hari pertama kerja. Sejumlah ASN yang berada di ruangan yang diinspeksi gubernur kelabakan karena ruangan masih dalam keadaan kosong. Menurut mereka, banyak ASN yang melapor datang terlambat pada hari tersebut.
Gubernur Irwan mengatakan, inspeksi yang dilakukan untuk melihat kedisiplinan ASN, terutama yang bertugas memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Jangan sampai pelayanan kepada masyarakat terganggu karena ASN tidak datang pada hari pertama kerja.
Sumber : AntaraSumbar.com