PASAMAN

 

Sahabat Boos, Badan Narkotika Nasional Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, segera memiliki klinik pratama dalam rangka meningkatkan kinerja lembaga itu.

Kepala Badan Narkotika Pasaman Barat, Irwan Effenry didampingi oleh Kepala Seksi Rehabilitasi, Dewi Rosa Rianti  mengatakan BNK Pasaman Barat sudah menjalankan sejumlah program dalam memberantas narkoba. 

Namun program tersebut harus didukung juga dengan sarana dan prasarana yang memadai sehingga target Pasaman Barat bebas dari pengaruh narkoba tercapai.

Menurutnya dengan kehadiran klinik tersebut kerja BNNK akan terus digenjot. Karena di klinik akan bisa dilakukan rehabilitasi dan perawatan.

Selain itu, untuk pelayanan kepada masyarakat terkait dengan dampak penyalahgunaan narkoba akan maksimal. Terjalinnya sinergi dengan instansi vertikal.

Apalagi saat ini untuk melamar pekerjaan atau apapun itu, perlu dilakukan tes urine. Dengan adanya klinik pratama, masyarakat tidak perlu lagi bolak balik rumah sakit, Polres untuk meminta bukti tanda bebas narkoba atau kesehatan

Sahabat Boos, ia juga mengatakan,  selama enam bulan BNNK berdiri sudah terlaksana beberapa kegiatan antara lain pemeriksaan tes urine di beberapa instansi vertikal.

Sedangkan untuk ASN di Pemkab Pasaman Barat memang belum dilakukan karena keterbatasan anggaran. Pihaknya meminta kepada Pemkab setempat untuk menyediakan anggaran sendiri.

Pihaknya ke depan akan menggandeng ninik mamak dalam memerangi narkoba. Namun saat ini kerja BNNK sudah terlihat dengan menangkap tiga bandar.

Sumber : ANTARA SUMBAR