Hasil gambar untuk nelayan melabuh

Nelayan di Sumatera Barat berharap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali membuka gerai pelayanan izin melaut bagi kapal bagan 30 Gross Ton di daerah itu, karena dinilai sangat membantu.

Menurutnya jumlah kapal bagan 30 GT ke atas di Sumbar mencapai ratusan unit. Namun baru puluhan yang telah mendapatkan izin melaut.

Hal itu disebabkan sebagian nelayan bagan belum memiliki dokumen yang dibutuhkan secara lengkap.

Meski telah mendapatkan jaminan untuk tetap bisa melaut sebelum semua perizinan rampung, namun nelayan lebih memilih untuk mengurusnya agar bisa melaut dengan tenang.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Yosmeri mengatakan Kementerian KKP sudah menjadwalkan membuka gerai izin tahap II itu pada Februari 2018. Nelayan bagan bisa memanfaatkan waktu itu untuk mengurus izin.

Untuk bagan di Sumbar sebenarnya telah mendapatkan izin melaut dari KKP, meskipun perizinan belum lengkap. Alat tangkap yang digunakan juga diizinkan yang biasa digunakan walaupun belum sesuai dengan Peraturan Mentri KKP nomor 71 tahun 2016 tentang Jalur Penangkapan Ikan dan Penempatan Alat Tangkap Ikan Di Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia..

Ia berharap nelayan memanfaatkan fasilitas gerai izin yang diberikan KKP untuk mengurus izin melaut secepatnya.

Sumber: Antarasumbar.com