Hasil gambar untuk animasi tawuran

Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat/ telah menginstruksikan seluruh satuan pendidikan di daerah itu untuk melarang anak didik membawa dan menggunakan gawai di sekolah, guna menekan berbagai kenakalan remaja.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Kanderi mengatakan instruksi tersebut  merupakan upaya nyata dalam memutus mata rantai berbagai persoalan kenakalan remaja seperti tawuran, menyimpan video asusila di gawai pribadi dan lain sebagainya.

Sanksi terberat bagi anak didik yang melanggar aturan tersebut, gawai pribadi miliknya akan ditahan sampai siswa tersebut tamat dari sekolah itu

Berdasarkan hasil pemeriksaan ke sejumlah pelajar oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga bersama Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Pariaman , beberapa pelajar dari berbagai satuan pendidikan diketahui tergabung dalam dua kelompok tawuran.

Kelompok tersebut merekrut pelajar dari berbagai sekolah lainnya melalui gawai pribadi yang dibawa ke sekolah.

Hal tersebut dinilai dapat merusak kepribadian dan dunia pendidikan secara umum.

Selain itu pemerintah daerah juga meminta setiap sekolah agar melakukan pembinaan dan pengawasan secara internal terhadap anak didik.

Sumber: Antarasumbar.com