foto web3

Satuan Polisi Pamong Praja memperketat pengamanan Kantor Gubernur Sumatera Barat dengan memeriksa lebih cermat seluruh kendaraan dan tamu di gerbang masuk.
“Kami meningkatkan pengamanan dengan merujuk pada instruksi Menteri Dalam Negeri agar daerah juga siaga pascaledakan (teror bom di Jakarta),” kata Plt KepalaSatpol PP Sumbar Afrin Jamal, di Padang, Jumat (15/1/2016).
Menurutnya, selama ini, Satpol PP yang berjaga hanya memantau dari jauh pengendara yang masuk ke lingkungan kantor gubernur. Namun, hari ini, personel langsung meninjau hingga ke kendaraan. Plang yang meminta kendaraan roda empat untuk menurunkan kaca mobil, serta membuka kaca helm bagi pengendara sepeda motor, diletakan di tempat mencolok agar tamu bisa melaksanakannya.
Ia menambahkan, ransel dan mobil boks pengunjung akan diperiksa lebih teliti untuk mengantisipasi kemungkinan ancaman bom. Petugas yang dikerahkan berjumlah 90 orang dibagi tiga shift. Objek yang mendapatkan pengamanan khusus, di antaranya kantor gubernur, rumah dinas gubernur, masjid raya, dan rumah dinas sekdaprov.
Sementara itu, untuk pengamanan daerah di Sumbar, Sekretaris Daerah Provinsi Ali Asmar mengatakan, pemerintah daerah menyerahkan semuanya kepada Polri dan TNI.