20150118180115193619_ganja2Kepolisian Resor Agam menangkap pegawai negeri sipil (PNS) di kabupaten itu karena diduga mengedarkan narkoba jenis ganja kering di Mangih Jorong Duo, Nagari Lubuk Basung, Minggu 12 Juli 2015 sekitar pukul 18:30 WIB.

Kapolres Agam AKBP Eko Budhi Purwono melalui Kasat Narkoba Polres Agam Iptu Dodi Effendi dan Paur Humas Polres Agam Aiptu Yanfrizal, mengatakan bahwa jajarannya berhasil mengamankan barang bukti berupa daun ganja kering sekitar satu ons dan satu unit sepeda motor jenis Honda Vario BA 3255 TE, dari tangan tersangka dengan inisial HD (39 tahun) warga Batu Palano, Jorong Duo Balai Ahad, Nagari Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk Basung. Tersangka yang merupakan pegawai golongan dua Dinas Pekerja Umum Agam beserta barang buktinya telah diamankan di Makopolres Agam untuk pengembangan selanjutnya.

Ia menerangkan, penangkapan HD berawal dari laporan masyarakat terkait tersangka membawa daun ganja. Mendapatkan laporan itu, anggota langsung membuntuti tersangka. Saat berada di tempat kejadian perkara, anggota langsung menangkap tersangka dan meminta menyerahkan barang haram itu.

Pada kesempatan itu, HD mengatakan kalau barang haram itu diperoleh dari narapidana Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Lubuk Basung. Daun ganja sekitar satu ons tersebut dibeli dengan harga Rp300.000 dan barang itu diantar oleh anggota narapidana tersebut. Biasanya transaksi dilakukan melalui telepon genggam. HD mengakui, ia terlibat dalam kasus peredaran daun ganja ini semenjak tiga tahun terakhir dan paling banyak ia mengedarkan sekitar 0,5 kilogram. Atas perbuatanya, tersangka dijerat Pasal 111 dan 114 Undang-Undang 35 tentang Narkotika dengan kurungan 15 tahun penjara.

Kasus narkoba ini merupakan yang 11 pada 2015 di wilayah hukum Polres Agam meliputi Kecamatan Lubukbasung, Tanjung Raya, Tanjung Mutiara, Ampek Nagari, Matur dan Palembayan.

Kepala Dinas Pekerja Umum Agam, Yunaldi mengatakan, HD sempat diingatkan oleh kepala bidang tempat ia bertugas. Namun peringatan itu tidak diindahkan dan pihaknya berharap tersangka dihukum sesuai undang-undang yang berlaku. Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan tes urine bagi seluruh PNS Dinas Pekerja Umum Agam dengan jumlah sebanyak 169 orang.

Sumber : antarasumbar.com