foto3
Pemerintah Kota Padang berkomitmen untuk mengolah limbah sampah di daerah itu menjadi energi listrik.   “Hal ini akan mengatasi permasalahan listrik, serta mengurangi jumlah sampah yang ada di daerah tersebut,” kata Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah di Padang, Jumat (18/03/2016).
Untuk merealisasikan hal tersebut, Pemkot Padang menjalin nota kesepakatan dengan PT Prinaltia Junta Perkasa di Balaikota Padang, Jumat.  Selama ini, Padang kekurangan energi listrik sebesar 200 Mega Watt (MW) dan menyebabkan listrik sering mati hidup dengan pemadaman bergilir, sehingga daerah itu sedikit tertinggal dari daerah lain.
Selain itu, sampah di Kota Padang perlu dikurangi, sebab kalau tidak dikendalikan akan berdampak terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan.  Ia berharap dengan pengolahan sampah ini, membuat seluruh masyarakat akan merasakan dampaknya dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu lagi.
Sementara itu, perwakilan PT Pinalti Junta Perkasa Tiram Rizal menyebut untuk tahap awal akan dilakukan pra studi kelayakan (feasibility study/FS) dalam tiga bulan ke depan. Setelah itu baru diurus izin dan dilanjutkan dengan pembangunan fisik.
Sumber : AntaraSumbar.com