20150118180115193619_ganja2

Kepolisian Resor (Polres) Pasaman, Sumatera Barat, mengamankan sebanyak 48 kilogram narkoba jenis ganja ketika anggota Satuan Lalu Lintas Polres setempat menggelar Operasi Patuh 2016.

Kepala satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasaman, Iptu Fion Joni Hayes, di Lubuk Sikaping, mengatakan ganja tersebut diamankan dari dalam mobil minibus dengan nomor polisi BA 1626 BW yang datang dari arah Medan menuju ke Lubuk Sikaping dengan tiga orang yang ada didalamnya. Anggota Satlantas yang sedang melakukan Operasi Patuh 2016 di depan Markas Polsek Rao menghentikan mobil tersebut untuk melakukan pemeriksaan surat-surat. Namun anggota mencurigai beberapa kotak barang yang ada didalam mobil, lalu polisi menyuruh sopirnya untuk membuka bungkusan tersebut dan ditemukan ganja yang telah dipaketkan sebanyak 48 kilogram.

Ia mengatakan setelah itu pihaknya langsung mengamankan ketiga tersangka yakni Syamiran (47) warga Binjai Kota Medan yang menjemput ganja ke Aceh, sopirnya yang bernama Adi Chandra (37) warga kota Medan dan Kharul (43) warga Pauah Pariaman.

Sementara itu Kepala Satuan Narkoba Polres Pasaman, AKP Yohanes Lubis mengatakan menurut pengakuan tersangka ganja tersebut didapat tersangka dari Aceh yang telah dibungkus rapi dengan menggunakan lakban. Berdasarkan pengakuan tersangka Syamiran,  ia telah lima kali memasok ganja ke Sumbar yakni untuk pertama kalinya pada Januari lalu seberat 24 kilogram, kemudian pada Maret sebanyak 24 kilogram dan pada April sebanyak 24 kilogram lagi.

AKP Yohanes menjelaskan tersangka Syamiran yang menjemput ganja ke Aceh dari seorang bosnya. Setelah barang didapat maka ganja itu dibawa ke rumahnya di Medan. Pihaknya akan terus mengembangkan kasus ini dengan cara berkoordinasi dengan Polresta Padang dan Polres tetangga guna mencari orang yang menerima barang haram itu di Padang.

Sumber : AntaraNews.com