web3

Cabang Atletik menjadi penyumbang medali terbanyak kontingen Sumatera Barat (Sumbar), dengan dua emas, satu perak dan empat perunggu hingga hari kedelapan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016, di Jawa Barat.
“Hasil ini untuk sementara waktu karena masih potensial ditambah dari cabang lainnya,” kata pelaksana tugas ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar, Syaiful.
Ia menyebutkan atlet penyumbang medali ini yakni Yaspi Boby dengan dua emas lari 100 dan 200 meter putra, dan Lusiana Satriani dengan satu perak 100 meter putri. Kemudian Yulianti Utari dengan raihan dua perunggu lewat nomor 800 meter dan 1.500 meter, Wahyudi Putra di nomor 5.000 meter dan M Ari Desman di nomor lompat tinggi.
Hanya saja untuk cabang pencak silat yang meraih tiga medali masing-masing emas, perak dan perunggu telah menyelesaikan pertandingannya pada Minggu (25/9/2016). Sedangkan gulat masih memiliki pertandingan hingga Rabu (28/9/2016).
Sepak takraw, Gantole menjadi penyumbang terbanyak ketiga dengan dua medali. Bedanya sepak takraw menyumbang satu perak dan satu perunggu sementara gantole dua emas. Menyusul binaraga, bowling, dan taekwondo satu emas , dayung satu perak, panahan, menembak, kriket, tinju, masing-masing satu medali perunggu.
Dengan hasil ini menempatkan Sumbar di peringkat 10 besar perolehan medali sementara dengan sepuluh emas, tujuh perak dan empat belas perunggu. Jumlah ini sedikit menyamai prestasi PON Riau 2012 dengan 12 emas.
Sementara itu manajer atletik Sumbar, Arfan menilai masih banyak hal yang harus dibenahi dari cabang tersebut meski mampu meraih prestasi. Menurutnya dukungan bagi atlet, pelatih dan official seperti dana dan fasilitas latihan akan menunjang dengan prestasi yang lebih baik.
Sudah saatnya hal ini menjadi perhatian bersama demi majunya atletik di Sumbar, ujar sekum PB PASI Sumbar tersebut.
Sumber : AntaraSumbar.com