web3

Tenaga medis di puskesmas se-Provinsi Sumatera Barat menjadi ujung tombak menangani orang dalam pemantauan COVID-19 di provinsi itu.

“Jumlah ODP COVID-19 di Sumbar sekitar 1.200 orang. Semua harus dipantau, kalau ada tanda-tanda ke arah suspect corona seperti demam tinggi dan sakit tenggorokan, segera ditangani,” kata Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit.

ODP coronavirus adalah orang yang baru saja bepergian ke daerah terjangkit corona, namun kondisinya masih normal. Kita berharap dari 1.200 orang ini tidak ada yang terjangkit dan semua baik-baik saja.

Kepada masyarakat yang ragu akan kesehatannya diimbau untuk datang memeriksakan diri ke puskesmas agar bisa diantisipasi sejak dini. Kalau nanti hasil pemeriksaan awal di puskesmas diduga corona, ada prosedur standar yang dilakukan. Petugas puskesmas sudah tahu itu.

Sementara itu Kepala Puskesmas Padang Pasir, Kota Padang, Winanda,MARS mengatakan pemantauan dilakukan langsung ke rumah ODP selama dua minggu. Hitungannya setelah mereka kembali dari luar daerah hingga dua minggu setelahnya. Jika tidak ada tanda-tanda, berarti sehat tidak ada masalah. Saat ini di Kecamatan Padang Barat ada 17 ODP sementara di kelurahan Padang Pasir ada empat orang.

Sumber : AntaraSumbar.com