BANJIR

Ratusan rumah yang tersebar di tiga kecamatan di Kota Padang, terendam banjir dengan ketinggian mencapai 1 meter, Rabu (26/9) sore. Banjir menggenangi pemukiman warga usai hujan lebat yang melanda Padang selama dua jam.

Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Sutan Hendra mengatakan, titik banjir terpantau di Kecamatan Lubuk Kilangan, Lubuk Begalung dan Padang Selatan.  Akibat hujan deras, pemukiman warga terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi. Ada yang mencapai 1 meter, ada yang hanya 50 centimeter.

Catatan BPBD, banjir terparah melanda kawasan Jondul Rawang, Kecamatan Padang Selatan. Bahkan, BPBD harus menurunkan perahu karet untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir.  Untuk sementara, warga yang terdampak dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi, sembari menunggu air surut.

Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Rumainur membenarkan bahwa telah terjadi beberapa titik genangan banjir di beberapa daerah di Sumbar, termasuk di Kota Padang. Rumainur mengatakan, saat ini BPBD Sumbar bersama BPBD Kota Padang telah turun ke lokasi bersama beberapa perahu karet untuk menjangkau daerah-daerah dengan genangan cukup tinggi.

Salah seorang warga, Jasminil (60) terpaksa mengungsi sementara karena rumah yang ditempatinya tergenang banjir sedalam 1,5 meter.

Rido, salah seorang warga Jondul Rawang mengaku bosan karena pemerintah tidak kunjung menemukan masalah penyebab banjir menahun di kawasan tersebut. Warga Jondul selalu resah dan cemas setiap kali hujan tiba dengan intensitas tinggi.

Linda, warga lainnya, bahkan mengaitkan kondisi tersebut dengan realitas banyaknya anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) yang tinggal di kawasan Jondul. Namun, persoalan banjir tetap tidak teratasi di kawasan tersebut. “

Warga pun menuntut keseriusan Pemko Padang melalui dinas terkait untuk mencari solusi atas ancaman banjir yang terus mengintai Jondul Rawang.

Sumber : HALUAN