r2

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang terhempas akibat wabah COVID-19 di Sumatera Barat akan mendapatkan stimulus agar bisa kembali memutarkan roda usaha yang sempat tersendat.

“UMKM juga menjadi pihak yang terdampak cukup parah karena COVID-19. Kita diminta Presiden Joko Widodo untuk berbagi agar mereka bisa kembali berusaha,” kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno di Padang, Kamis 30-4-2020.

Ia mengatakan bentuk stimulus itu masih sedang dikaji, namun kemungkinan berupa bantuan modal usaha atau bisa berbentuk pelatihan kerja. Anggaran untuk stimulus itu bisa dari pemerintah pusat melalui APBN, bisa pula sharing dengan provinsi. Anggaran di provinsi bisa diambilkan melalui refocussing APBD Perubahan 2020.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumbar, Zirma Yusri mengatakan saat ini terdapat sekitar 400 ribu UMKM yang terdampak COVID-19 di Sumbar. Sekarang ada sekitar 593 ribu UMKM di Sumbar. Setidaknya 80 persen atau sekitar 400 ribu terdampak akibat wabah. Sebagian UMKM itu yang kreatif dan memiliki sumber daya, bisa mengalihkan bidang usahanya sehingga tetap bertahan di tengah badai wabah COVID-19. Misalnya mereka yang biasa menjahit pakaian, beralih menjadi penjahit masker. Meski tidak sebaik usaha awal, tetapi setidaknya ada uang yang terus berputar. Namun sebagian besar tidak bisa beralih usaha sehingga tidak bisa beroperasi sehingga memang butuh stimulus untuk bisa bangkit kembali setelah wabah COVID-19 bisa dikendalikan.

Sumber : AntaraSumbar.com