seribu-rumah-gadang

Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, akan memperkenalkan objek wisata Kawasan Saribu Rumah Gadang kepada peserta Temu Pusaka Indonesia (TPI) yang diselenggarakan Badan Pelestari Pusaka Indonesia (BPPI) pada 20-23 September 2018 di Semarang. ”Pada kegiatan TPI, Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria diundang oleh BPPI sebagai narasumber, dan akan menampilkan video kawasan rumah gadang agar semakin dikenal luas,” kata Kepala Bagian Humas Solok Selatan, Firdaus Firman di Padang Aro.

Kegiatan temu pusaka Indonesia sendiri dijadwalkan dibuka dan dihadiri Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, serta Hashim Djojohadikusomo selaku pembina BPPI. Kegiatan ini merupakan kerja sama BPPI bersama Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jawa Tengah, Oen’s Semarang Foundation, Monod, Tekodeko serta lembaga lainnya.

Bupati Muzni akan tampil menjadi narasumber pada kegiatan tersebut bersama dengan Duta Besar atau Deputi Wakil Tetap RI untuk Unesco dan Gubernur Jawa Barat. Kegiatan ini juga ada dialog antara para pemangku kebijakan terkait pelestarian budaya baik di tingkat nasional maupun daerah untuk menuju penguatan kota pusaka dan desa pusaka guna peningkatan kesejahteraan masyarakatnya. “Kesempatan ini akan sangat menguntungkan untuk kemajuan pariwisata Solok Selatan terutama wisata budayanya dengan saribu rumah gadang,” ujarnya.

Solok Selatan diundang oleh BPPI karena kepedulian terhadap pelestarian budaya khususnya rumah adat Minangkabau. Direncanakan ada empat bagian utama kegiatan yang akan dilaksanakan, yakni Temu Mitra Pelestarian Pusaka, Temu Wicara, Temu Anggota BPPI, serta Jelajah Pusaka.Kawasan saribu rumah gadang semenjak dinobatkan menjadi kampung adat terpopuler di Indonesia hingga sekarang semakin dikenal dan banyak bantuan yang masuk. Kawasan saribu rumah gadang juga akan direvitalisasi oleh Kementerian PUPR dengan dana Rp110 juta.

 

Sumber : AntaraSumbar.com