web3

Gubernur Irwan Prayitno tegaskan pengaruh paham radikal bukan lahir dari Sumbar. Jika ada warga yang memiliki kartu tanda penduduk (KTP) Sumbar terlibat aktivitas teror, paham itu didapatnya dari luar Sumbar.

Gubernur meyakini, warga yang ber KTP Sumbar yang terindikasi terorisme itu mendapatkan paham tersebut bukan dari Sumbar, bahkan bukan dia mengembangkan dari Sumbar. Namun. dia merantau ketemu dengan orang, lalu diberi pengaruh dan dia terpengaruh, sehingga berpikiran seperti itu.

“Saya yakin paham radikal dan pelaku teroris yang ditangkap di Sumbar bukan didapat dari Sumbar. Semuanya mereka terlibat ketika sedang pergi merantau,”sebut Irwan Kamis (22/12/2016) menyikapi ditangkap seorang pelaku teror di Payakumbuh, Rabu (21/12/2016)

Sehari setelah ditangkap tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri Rabu (21/12/2016), beberapa cerita pun bermunculan tentang sosok “HMZ” alias “JT” (39), warga Sungai Pinago, Balai Nan Duo, Koto Nan Ompek, Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh.

Menurut Datuk Tedy, salah satu warga yang juga teman semasa kanak-kanak dari terduga teroris jaringan Solo itu, semalam jelang ditangkap Densus 88, “JT” yang sepulang dari Shalat Isya berjamaah di Masjid Godang Koto Nan Ompek, sempat bersiloroh kepadanya dan membahas soal penjara.

“Setelah shalat itu, beliau (JT) dari balik rolling door besi (pagar,-red),  bergurau dan mengatakan, raso-rasi dalam panjaro awak (terasa dalam penjara saya,-red),” tutur Datuk Tedy menirukan ucapan terduga teroris “JT”.

Sementara itu, Saf, kakak kandung “JT” yang kini mengelola bengkel las dan cat warisan keluarganya merek “Virgo” (bengkel tersebut ikut digeledah,-red) mengaku jika tidak menyangka, adiknya akan ditangkap oleh Densus. Namun demikian, Saf tidak menampik, sejak beberapa waktu lalu, “JT” memang cendrung aneh. Dulunya, Si Jon (JT) merantau ke Bandung. Di sini, kadang dia membantunya di bengkel.

Malahan, Saf pernah menerima kiriman paket yang dilamatkan ke bengkelnya dengan penerima barang atas nama Hamzah. Merasa tidak ada Hamzah, karena Saf tahu adiknya bernama Jon, maka paket itu ditolaknya.

Sumber : AntaraSumbar.com